Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Random. Tampilkan semua postingan

12 Mei 2016

Budaya Korupsi dan Upaya Pemberantasannya Berdasarkan Kacamata Komunikasi Pembangunan

Korupsi di Indonesia sudah sedemikian menggejala di masyarakat Indonesia. Hal tersebut dapat dilihat dari berbagai situasi kehidupan. Bukan saja pada tataran yang lebih sempit misalnya pada individu, tetapi juga pada tataran yang lebih luas yakni negara. Artinya, gejala-gejala patologis dari korupsi sudah merambah pada sistem kenegaraan di mana sebenarnya hal tersebut menunjukkan moralitas bangsa yang rendah.

Korupsi yang membudaya sudah menimbulkan konsekuensi yangharus dibayar mahal oleh rakyat Indonesia. Ironisnya, yang paling banyak menanggung risiko tersebut adalah rakyat kelas menengan ke bawah. Rakyat pada akhirnya berada pada situasi yang tidak menguntungkan.

Apa yang sudah diberikan rakyat tidak kembali dalam wujud fasilitas. Malah yang terjadi adalah segelintir oknum tertentu memanfaatkan hak-hak rakyat melalui jalan korupsi.

Problema korupsi yang terjadi di negara tercinta ihi ditindaklanjuti dengan adanya KPK (Komisi pemberantasan Korupsi) sebagai lembaga yang bertanggung jawab dalam mengusut tindak penyelewengan korupsi.

Budaya Korupsi: Tantangan Bagi KPK

Korupsi yang membudaya tampaknya telah membuat berbagai kalangan pesimis menghadapi pemberantasan korupsi. Walaupun pemerintah sudah mencobanya dengan membentuk lembaga semacam KPK. KPK sendiri dalam fungsinya memiliki visi misi yakni:

Visi KPK: Mewujudkan Indonesia yang Bebas Korupsi

Visi tersebut merupakan suatu visi yang cukup sederhana namun mengandung pengertian yang mendalam. Visi ini menunjukkan suatu tekad kuat dari KPK untuk segera dapat menuntaskan segala permasalahan yang menyangkut KKN.

Pemberantasan korupsi memerlukan waktu yang tidak sedikit mengingat masalah korupsi ini tidak akan dapat ditangani secara instan. namun diperlukan suatu penanganan yang komprehensif dan sistematis.

Misi KPK adalah Penggerak Perubahan untuk Mewujudkan Bangsa yang Antikorupsi

Dengan misi tersebut diharapkan bahwa komisi ini nantinya merupakan suatu lembaga yang dapat "membudayakan" antikorupsi di masyarakat, pemerintah, dan swasta di Indonesia. Komisi ini sadar bahwa tanpa adanya keikutsertaan komponen masyarakat, pemerintah, dan swasta secara menyeluruh maka upaya untuk memberantas korupsi akan kandas di tengah jalan.

Diharapkan dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat tersebut dalam beberapa tahun mendatang Indonesia akan bebas dari KKN. (sumber: www.KPK.go.id)

Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi sulit dilakukan. Pasalnya hampir di setiap hierarki kekuasaan mulai yang tertinggi hingga terendah melakukannya.

Masyarakat sendiri tampaknya juga melanggengkan hal ini, yakni dengan membiasakan diri menggunakan jalur damai dalam menghadapi permasalahan. Misalnya dalam mengurus birokrasi surat-surat KTP, SIM, sanksi pelanggaran lalu lintas, dll.

kebiasaan inilah yang kemudian mengakar hingga membentuk suatu budaya tersendiri dalam masyarakat. Sebagian masyarakat Indonesia tidak asing dengan korupsi, malah sangat familiar dan dengan senang hati melakukannya. Ini menjadi tantangan yang harus dihadapi KPK. Tak heran masalah ini sulit dipangkas.

Membangun Mental Antikorupsi dengan Komunikasi Pembangunan

Salah satu hal yang menyebabkan lemahnya penegakan antikorupsi adalah upaya dan proses hukum yang dinilai masih lemah. Tindakan hukum yang diambil masih belum memberikan efek jera bagi pelaku, sehingga menjadi tidak bernilai apa-apa bagi pelaku.

Setiap elemen masyarakat pun hendaknya berupaya untuk mulai membangun mentalitas dan moralitas bangsa dengan menghindari korupsi semenjak dini. Memberantas korupsi bukan semata-mata tugas KPK, tetapi juga tugas setiap individu kepada diri mereka sendiri dan orang lain.

Sikap antikorupsi dapat dibentuk melalui komunikasi pembangunan, khususnya komunikasi yang mengedepankan kemajuan bagi masyarakat itu sendiri. Contohnya dengan mensosialisasikan antikorupsi mulai dari sekolah-sekolah, lembaga-lembaga pemerintah, instansi-instansi sosial, dsb.

Dengan sosialisasi diharapkan masyarakat dapat membangun mentalitas dan moralitas tentang bahaya budaya korupsi, serta menyadari bahwa dampak korupsi bukan hanya menimpa individu yang bersangkutan saja, tetapi juga bisa sampai pada tingkat yang lebih luas yakni bangsa dan negara.



Read more

2 Juni 2015

Ubah Kamar Tidur Menjadi Hemat Energi

Ingin hemat energi yang gampang dan nggak muluk-muluk? Gampang aja, nih. Apalagi penghematan energi bisa dimulai dari mana saja, termasuk dari rumah sendiri. Menghemat energi tidak hanya secara tidak langsung membuat dampak positif terhadap lingkungan, tapi juga berdampak pada pengeluaran rumah tangga.

Untuk memulai langkah hemat energi di rumah, bisa dimulai dari kamar tidur. Seperti apa? Berikut penjelasannya yang dilansir dari Huffingtonpost, Kamis (2/10/2014).

Menanam tumbuhan
Agar kamar menjadi lebih segar dan hijau, mengapa tidak mencoba untuk menanam beberapa tanaman di dalam kamar. Dengan menanam beberapa tumbuhan dapat meningkatkan kualitas udara di dalam kamar.

Gunakan cat yang ramah lingkungan

Cat yang terbuat dari bahan ramah lingkungan membuat udara di kamar jauh lebih sehat.

Usahakan menata kamar dengan kreatif
Jangan terburu untuk membuang furnitur lama. Kembangkan kreativitas dengan mendaur ulang benda yang ada di rumah. Dengan begitu kita dapat menekan pengeluaran untuk membeli furnitur baru.

Menggunakan sprei berbahan organik
Sprei berbahan katun mudah sangat mudah menyerap serangga. Sebaiknya gunakan sprei berbahan organik agar lebih sehat.

Gunakan bahan wol, bukan polyester
Jika dihadapkan pada pilihan antara bahan wol atau polyester untuk selimut, pilihlah wol. Karena wol lebih ramah lingkungan untuk diproduksi.

sumber http://economy.okezone.com


Read more

27 Mei 2015

Tips Agar Baterai Android Lebih Tahan Lama

Salah satu problem yang sering menjengkelkan untuk pengguna smartphone Android ya soal baterai yang cepat mati. Padahal udah di-charge barusan, eh kok cepat banget ya habisnya? Lah, berhubung emang sudah jadi kebutuhan emang perlu mencari tahu deh gimana caranya supaya baterai Android lebih lama daya hidupnya. Terus saat lagi asyik searching-searching eh nemu artikel ini, woa... kok pas ya. Oke deh, sekalian aja diposting di sini, barangkali berguna juga buat yang baca.

Yuk disimak.
Baterai menjadi nyawa dari perangkat elektronik mobile phone, tidak terkecuali ponsel yang berbasis Android. Apalagi, tidak semua ponsel pintar hadir dengan kapasitas baterai yang besar untuk bertahan lebih lama.
Perangkat basis Android telah memiliki kemampuan yang cukup bagus untuk memanajemen daya baterai agar lebih hemat. Bahkan di dalamnya, tersimpan informasi untuk melihat sejumlah aktivitas yang memakan daya lebih besar.
Berikut informasi bagaimana membuat daya baterai ponsel bertahan lama, seperti dikutip dari Asia.pcmag.

Temukan Informasi Baterai

Melalui jendela informasi ini, pengguna dapat melihat aktivitas aplikasi yang berjalan di belakang layar dan seberapa besar aplikasi tersebut memakan daya energi ponsel. Selain itu, pengguna juga dapat melakukan beberapa pengaturan di dalamnya, seperti mematikan aktivitas aplikasi jika memakan daya besar.

Caranya cukup mudah, masuk dalam menu pengaturan kemudian akses menu battery, maka akan tampil jendela daftar sumber daya baterai. Informasi akan menampilkan beragam aplikasi yang berjalan di belakang latar, serta berapa persen aplikasi menghabiskan daya baterai tersebut.

Alihkan Beberapa Aplikasi Sinkronisasi

Selain sinkronisasi kontak dari Google, sebaiknya aplikasi yang bersifat sinkronisasi dilakukan secara manual. Proses sinkron yang dilakukan secara otomatis akan membuat sistem dalam ponsel tetap siaga dan berdampak pemborosan daya.

Jika ingin aplikasi yang diperlu untuk sinkronisasi, seperti halnya foto serta aplikasi penyimpanan data berbasis "awan" sebaiknya dilakukan secara manual. Facebook dan Twitter ada baiknya juga dimatikan proses sinkronisasinya. Selain memakan banyak baterai, aplikasi jejaring sosial itu banyak menyedot data di belakang layar dan membuat daya baterai cepat berkurang.

Matikan GPS

Mematikan GPS adalah satu hal yang pertama kali harus diperhatikan pengguna. Pasalnya, fitur ini cukup besar dalam memakan daya baterai ponsel, selain itu aplikasi ini juga menyedot data yang cukup besar. Untuk menonaktifkan fitur ini, pengguna bisa melakukannya pada menu pengaturan WiFi dan pengaturan lainnya, untuk mematikan fungsi lokasi.

Menonaktifkan Bluetooh dan NFC

Tak hanya saat memindai perangkat, ternyata aktiviasi Bluetooth membutuhkan daya besar. Sistem ini tidak akan tidur selama pengguna memasangnya dalam modus aktif. Sistem di belakang layar akan terus melakukan pemindaian dan memasukkan nama perangkat lain dalam daftar yang teridentifikasi.

Untuk mengaksesnya, pengguna bisa masuk dalam menu pengaturan atau memilihnya pada layar pemberitahuan.

sumber http://techno.okezone.com
Read more