Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lifestyle. Tampilkan semua postingan

21 Mei 2015

Agar Tubuh Kita Fresh Sepanjang Hari

Menjalani rutinitas yang padat setiap harinya tentu saja dapat menguras tenaga sehingga membuat tenaga menjadi terkuras dan tubuh pun menjadi lemas. Dengan kesibukan yang padat seperti ini tentunya kita membutuhkan sesuatu yang dapat menjaga kesehatan dan membuat tubuh selalu fresh sepanjang hari. Sehingga kita bisa menikmati semua kegiatan seperti menjalankan pekerjaan, bercengkrama dengan sahabat dan juga berkumpul dengan teman.

Tubuh yang fresh juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik dan enak dilihat. Selain itu, kita pun bisa terus semangat menjalani hari-hari. Kali ini aku akan menulis tentang beberapa cara untuk membuat tubuh kita menjadi lebih fresh sepanjang hari :

Cara Membuat Tubuh Menjadi Fresh Sepanjang Hari

Sarapan Teratur

Hal ini mungkin terdengar sepele tapi bisa memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap stamina tubuh kita dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Biasakan untuk sarapan secara teratur pada pagi hari sebelum berangkat kerja.

Konsumsilah makanan yang mengandung banyak vitamin supaya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh  dapat tercukupi, apalagi pada saat bekerja tubuh dituntut untuk mengeluarkan energy yang lebih.

Biasakan untuk Berolahraga

Rutin berolahraga merupakan cara lain yang bisa dilakukan supaya kondisi kesehatan tubuh tetap terjaga dan kita pun bisa tampil fresh sepanjang hari.

Dengan berolahraga secara rutin maka kotoran dan racun yang ada di dalam tubuh dapat dikeluarkan dengan mudah melalui saluran pembuangan, urine dan keringat. Biasakan untuk berolahraga minimal 30 menit setiap hari. Kita bisa melakukan olahraga yang ringan seperti push up, jogging, lompat tali, bersepeda, dan lainnya.

Minum Air Putih

Air putih bermanfaat untuk menjaga keseimbangan tubuh, mengeluarkan racun di dalam tubuh, menambah asupan oksigen, melancarkan aliran darah dan juga menjaga kesehatan kulit. Selain itu, dengan mengkonsumsi air putih dapat membuat tubuh fresh sepanjang hari. Hal ini dikarenakan 85% tubuh kita terdiri dari cairan, jika cairan tersebut dapat terpenuhi setiap harinya maka tubuh kita akan terasa lebih bersemangat dan lebih sehat.

Mengkonsumsi Sayuran dan Buah-Buahan

Sayuran dan buah bukan hanya menjadi makanan pelengkap tapi juga merupakan bagian dari makanan wajib selain nasi dan lauk pauk. Karena pada buah dan sayur terdapat banyak sekali kandungan vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan dan juga menjaga stamina tubuh.

Berlibur

Selama menjalani rutinitas pekerjaan ataupun kegiatan lainnya tentu saja sering terbesit kebosanan dan kejenuhan. Bahkan, tidak sedikit orang yang menjadi stress karena terlalu banyaknya tekanan pekerjaan. Untuk menghindari stress maka sediakan waktu untuk berlibur, sangat disarankan untuk berlibur ke tempat dengan suasana alam terbuka seperti pegunungan, perbukitan, dan pantai. Karena di tempat tersebut ada banyak sekali udara segar yang dapat merileksasikan pikiran anda.

Cara diatas bisa membuat tubuh kita fresh sepanjang hari. Cara tersebut juga sudah dibuktikan oleh banyak orang loh dan terbukti berhasil.

Yuk selalu menjaga kesehatan! : )
Read more

4 April 2015

Sekilas Penyakit Flu

Penyakit flu memang dikenal sebagai penyakit yang banyak menyerang tubuh manusia. Siapa sih yang tidak pernah kena flu? Meski penyakit ini “pasaran” dan bisa sembuh sendiri dalam jangka waktu relatif pendek (5- 7 hari saja), namun penderitanya bisa sangat tersiksa saat mengalaminya.
Penyebab flu adalah infeksi saluran pernafasan bagian atas (mulut, trakea, larink, dan bronchospasm). Gejalanya adalah hidung meler, bersin-bersin, sesak nafas, tenggorokan sakit, dan batuk.

Pengobatan dengan antibiotik biasa terkadang tidak efektif untuk mengobati flu ini. Setidaknya da sekitar 200 jenis virus yang berbeda yang menghasilkan penyakit ini. Penyakit flu rata-rata paling sering menimpa anak-anak daripada orang dewasa. Dalam setahun setidaknya orang dewasa mengalami dua hingga empat kali flu, sementara anak-anak jauh lebih sering lagi.

Anak-anak memang mudah tertular flu dengan alasan:
  • imun yang masih lemah dibanding orang dewasa
  • sering kontak dengan ana-anak/ teman sebayanya saat bermain sehingga ikut tertular dengan mudah.

Untuk mengatasi flu ini, maka penderita disarankan untuk menjalani perawatan dengan istirahat yang cukup dan minum banyak air putih.
Read more

22 Januari 2015

Alasan Mengapa Buah Lebih Baik Dimakan Langsung Daripada Dijus


Kebiasaan minum jus itu sebenarnya udah dari zaman kuliah. Hampir setiap hari sepulang dari kampus, selalu mampir di tukang jualan untuk beli jus tomat.
Waktu itu ceritanya emang lagi pengen gaya hidup sehat gitu, khan. Buah tomat itu katanya bisa bikin awet muda coz mengandung lycopene yang penting buat kulit. Nah, kebiasaan itu masih berlaku hingga sekarang. Bahkan si kecil pun suka minum jus juga, lho. Ketularan nyokapnya, nih.


Suatu hari pas beli jus buat anakku, bapak mertuaku bilang, "jus itu nggak baik lho. Menganggu pertumbuhan," katanya, " mending dimakan langsung."

Aku sih, waktu itu karena nggak tahu, ngeyel aja. Aku pikir, apa bedanya? Ini kan juga buah dan walopun ditambahi gula dan air, tapi kadar buahnya tetep lebih banyak.

Dasar, emang aku nggak percayaan kalau sekedar dibilangi tapi nggak ada penjelasannya secara ilmiah. Eh, beberapa bulan setelah itu, aku baru tahu kalau bapak mertuaku bener banget. Poinnya sih, buah emang lebih baik dimakan langsung daripada dijus.

Dari riset Harvard school of public health, manfaat kesehatan buah yang dijus tidak sama dengan buah yang dimakan langsung. Emang sih, sekarang jus buah lagi booming banget, tapi manfaat langsung makan buah utuh bisa lebih banyak. Salah satunya bisa mengurangi risiko terkena diabetes tipe-2 hingga 26 persen. Kebalikannya dengan konsumsi jus buah, justru malah menambah risiko kena diabetes lho.

Apalagi kalori yang ada pada jus juga bisa meningkatkan kadar gula darah. Nutrisi penting dan vitamin serta kandungan serat yang ada pada buah pun malah berkurang banyak kalau dijus.

Beda banget kalau mengkonsumsi buah secara langsung. Karena enzim cerna di mulut dan liur bisa membantu memaksimakan kandungan penting buah sehingga manfaatnya bisa dirasakan.

Begitulah. Akhirnya terjawab sudah. Aku pikir yang namanya buah, mau dijus kek, dibikin setup, dibikin kue, puding, dan sebagainya, boleh-boleh aja dikonsumsi dengan cara apa saja.

: )
Read more

18 Januari 2015

Dear Ibu, Sudahkah Kebutuhan Protein si Kecil Dihitung dengan Seksama?

Sebagai seorang ibu dengan anak batita, aku berusaha untuk selalu memberikan yang terbaik untuk pemenuhan gizi seimbang. Karena masih awam dalam masalah pergizian dan selama ini takaran makanan bernutrisi dalam menu makanan yang kuberikan pun cuma berdasarkan “feeling” semata, aku merasa belum yakin bahwa makanan yang kuberikan untuk si kecil benar-benar sehat dan tepat.

source: healthtipsx.com



Akhirnya aku mencoba untuk mencari tahu tentang pemberian gizi seimbang agar tumbuh kembang anakku bisa optimal. Berdasarkan hasil googling di sana-sini, akhirnya aku menyadari bahwa menyusun menu makanan untuk batita itu sangat penting dilakukan dengan seksama.

Pasalnya anak berusia balita dan batita sudah mulai makan makanan seperti orang dewasa, namun karena masih kecil, mereka bisa dibilang “pasif” sehingga untuk makan pun mereka butuh bantuan orang tua. Mulai dari urusan gizi dan nutrisi, cara penyajian yang pas, takaran/ porsi yang diberikan dan berapa kali dalam sehari, kebersihan makanan dan alat makan, hingga bahaya yang mungkin timbul saat makan (tersedak, muntah, dll).

Tidak seperti bayi yang bisa tercukupi kebutuhannya hanya dengan minum ASI eksklusif, maka balita dan batita perlu diajak bereksplorasi dengan makanan. Pilih yang sehat (bukan jajanan kimia), makanan dengan tekstur dan warna yang variatif, dan sesuai dengan menu makan bergizi lengkap seimbang.

Pentingnya Makan Makanan Berprotein untuk Anak

Makanan dengan protein tinggi adalah satu yang sangat penting diberikan pada anak-anak dalam periode golden age-nya. Karena protein berfungsi sebagai zat pembangun yang sangat penting perannya bagi tubuh anak-anak kita. Bahkan kecerdasan anak juga dipengaruhi oleh asupan makanan berprotein yang biasa diberikan. Selain itu manfaat penting lainnya dari protein adalah untuk mensintetis jaringan tubuh dalam pertumbuhan, pemeliharaan dan perbaikan.

Protein bisa ditemukan di berbagai variasi makanan. Mulai dari ikan, daging merah, susu, keju, dan telur. Selain itu bahan makanan yang mengandung protein juga bisa ditemukan pada tumbuhan yakni gandum, buncis, kacang-kacangan, tempe, dan sayur-sayuran.

Menghitung Kebutuhan Protein Balita

Dilansir dari blognya dr.Suparyanto, kebutuhan energi balita adalah 75 hingga 90 kalori per kg berat badan. Sekitar 10-20 persen dari total energi tersebut harus dalam bentuk protein.

Artinya jika anakku memiliki berat badan 10 kg X 80 kalori maka total kebutuhan energinya adalah 800 kalori.

Sehingga kebutuhan protein si kecil adalah (10% hingga 20 %) x 800 yakni sekitar 80 hingga 160 kalori.

Jika dalam 1 gram protein terdapat 4 kalori, maka kadar proteinnya sekitar 20 hingga 40 gram dalam bentuk bahan makanan.

Ribet ya, harus menimbang makanan berprotein dengan kalkulasi semacam ini dalam bentuk menu makanan? Wah, ini hal baru buatku sejujurnya. Tapi kalau memang ini penting untuk tumbuh kembang si kecil? Mengapa nggak?

Mereka kan nantinya menjadi generasi penerus bangsa. Jika kita tidak mau repot menjaga anak-anak kita sedari kecil, apa yang bisa kita harapkan jika dewasa nanti?



sumber:
http://dr-suparyanto.blogspot.com/2012/02/konsep-dasar-menu-seimbang.html
http://gizi.depkes.go.id/pgs-2014-2
http://akperpoltekes.blogspot.com/



Read more

17 Januari 2015

Pentingnya Konsumsi Sayur dan Buah untuk Kesehatan


Manusia mana yang tidak butuh makan? Miliaran orang di seluruh dunia berusaha bertahan hidup dengan mengkonsumsi makanan. Mulai dari dalam kandungan, lahir menjadi bayi, balita, anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia, manusia tidak lepas dari kebutuhan biologis yang sangat mendasar ini. Namun makanan seperti apa yang bisa membantu mewujudkan manusia yang berkualitas?

Memenuhi Kebutuhan Gizi secara Tepat


Gizi dalam makanan yang kita konsumsi harus kita perhatikan. Mulai dari tahap memperoleh bahan mentahnya seperti memilih sayur dan buah organik yang bebas dari zat kimia berbahaya, lalu cara pengolahan yang benar sehingga zat-zat penting dalam bahan makanan tidak hilang karena dimasak, hingga masalah waktu dan cara kita mengkonsumsi makanan.




sumber: stockvault.net


Vitamin dan mineral menjadi salah satu unsur penting untuk tubuh kita. Dua hal ini ada pada sayuran dan buah-buahan. Fungsinya tentu sangat penting karena bisa menjaga daya tahan tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung, stroke, diabetes, meminimalkan risiko kanker, menjaga tensi darah stabil, dan bahkan bisa membuat kita jadi awet muda dan cantik. Penting sekali terutama bagi ibu-ibu seperti saya untuk selalu sehat dengan rajin mengkonsumsi sayur dan buah agar aktivitas harian bisa optimal.

Bahkan kata Michael D. Miedema, Ahli Jantung di Minneapolis Heart Institute di Amerika Serikat, wanita yang rajin makan sayur dan buah akan mendapatkan manfaat kesehatan yang baik karena pola hidup sehat semacam itu. Diet pola makan sehat dengan konsumsi buah dan sayur akan membantu mengurangi penumpukan plak pada pembuluh darah.

Hasil riset menyebutkan, 40 persen wanita berusia 20 tahunan yang rutin makan buah dengan porsi delapan sampai sembilan dalam sehari untuk diet 2.000 kalori akan berkurang risiko terkena plak di arteri pada usia 40 tahun nantinya.

Perlu diketahui bahwa proses penumpukan plak berjalan seumur hidup, dan bagi wanita proses ini bisa diperlambat dengan konsumsi buah dan sayur yang rutin.

Nah, sekarang buah dan sayur yang seperti apa yang baik dikonsumsi?

Buah yang berwarna seperti apel, tomat, nanas, semangka, anggur, dan yang memiliki pigmen warna ternyata memiliki andil besar untuk menyuplai antioksidan, vitamin C, vitamin A, vitamin dan mineral lain yang berguna bagi tubuh kita. Salah satu manfaat penting antioksidan. Mulai dari mampu meminimalkan risiko kanker, memperbaiki kerusakan sel-sel, menjaga tekanan darah, menetralkan radikal bebas, dan seabrek manfaat lainnya.

Sayur hendaknya dipilih yang cerah dan segar. Sayuran hijau (bayam, kangkung, sawi hijau,dll) atau sayuran kuning (labu, jagung, dll)memiliki nutrisi penting juga untuk tubuh sehingga dalam memilih bahan dan memasaknya perlu dilakukan dengan cara yang tepat.


Referensi:


http://wolipop.detik.com/read/2013/09/05/134057/2350213/1135/buah-dan-sayur-yang-bisa-menyehatkan-jantung


http://www.tanyadok.com/

http://health.liputan6.com/read/2030087/perempuan-yang-senang-makan-buah-sayuran-jantungnya-sehat


-------

#10HariNonstopNgeblogGizi untuk LOMBA BLOG HARI GIZI NASIONAL 2015
Read more

16 Januari 2015

Bersyukurlah, Indonesia Kaya Makanan Sehat Bergizi

Makanan yang kita nikmati setiap hari tentunya memiliki andil besar untuk membentuk diri kita. Semakin sehat dan bergizi, makanan bisa menjadi sumber energi untuk kebutuhan aktivitas fisik sehari-hari. Begitu pula dari sisi psikis, makanan turut serta mempengaruhi mood dan pikiran kita. Misalnya saja saat stres, saya biasa mengkonsumsi cokelat atau minuman cokelat yang memberikan efek menenangkan. Selain cokelat, teh hijau dengan kandungannya yang banyak memberikan manfaat juga bisa lho meredakan ketegangan pasca banyak beraktivitas fisik.

Saya sendiri bersyukur saya tinggal di Indonesia. Sebuah negara yang kaya dengan sumber bahan makanan yang variatif dan bergizi tinggi. Mulai buah-buahannya yang termasuk tipe buah tropis dan eksotis, hingga rempah-rempah yang banyak diolah menjadi makanan daerah atau jamu untuk kesehatan.

Begitu suburnya Indonesia, membuat saya selalu tertarik untuk mencicipi masakan khas tiap daerah. Menurut saya hal itu sangat menarik, karena makanan dibuat dengan metode yang berbeda satu sama lain. Sebut saja sayur asem ala Jakarta berbeda sekali dengan sayur asem ala Jawa tengah atau Jawa Timur. Lalu Soto Lamongan yang beda dengan Soto Madura. Setiap daerah membawa keunikan tersendiri mulai dari pemilihan bahan, rempah yang digunakan, cara memasak, hingga penyajian dan topingnya.

Melihat beragam kuliner Indonesia yang sangat variatif ini membuat saya senang dan bersyukur sekali. Bahkan saat ini sudah banyak dari kalangan akademisi dan peneliti yang bergerak untuk membuat makanan dari bahan alternatif. Misalnya dengan memanfaatkan sumber makanan pokok selain beras (jagung, singkong, ketela pohon, dll) menjadi makanan yang dikreasikan secara baru sehingga publik lebih mudah menerima. Dengan demikian ketergantungan pada salah satu sumber bahan makanan pokok lambat laun bisa dikurangi.


Meski begitu ternyata banyak yang bilang masakan Indonesia terlalu berbumbu. Menurut saya pribadi sih, kalau bumbu yang diolah menggunakan asli dari alam, ya tentu tidak mengapa. Masalahnya akan beda jika makanan dibuat dari bahan kimia atau zat tambahan makanan kimia seperti pengawet, pemanis, penyedap rasa (MSG), dll.

Kita harus selalu selektif. Bagaimana pun juga makanan yang dipilih hendaknya memenuhi unsur-unsur berikut:

1. Higienis/ bebas dari kuman penyakit atau zat yang mengganggu kesehatan
2. Bergizi.  Memiliki kandungan karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin yang cukup.
3.Berkecukupan. Sesuai dengan kebutuhan tubuh berdasarkan umur dan kondisi tubuh.
4. Cara memasaknya tepat. Tidak membuat zat-zat makanan yang penting hilang saat terkena panas.
5. Mudah dicerna
6. Suhu penyajian tepat.

Di masa depan harapan saya, simpel saja. Saya berharap bahwa setiap orang di Indonesia merasakan hal yang seperti yang saya rasakan. Bisa menikmati aneka macam masakan Indonesia yang bergizi tentunya. Sehingga kasus-kasus anak yang kurang gizi, kelaparan, busung lapar, dan lainnya bisa berkurang drastis.


referensi: http://www.kerjanya.net/faq/10663-makanan-sehat.html

---
#10HariNonstopNgeblogGizi untuk LOMBA BLOG HARI GIZI NASIONAL 2015
Read more

15 Januari 2015

Bolehkah Hamil Minum Kopi?

Saat hamil perempuan biasanya ada pantangan untuk makanan dan minuman yang dikonsumsi. Salah satunya adalah kopi. Sebagai minuman yang banyak menjadi favorit banyak kalangan ini, ternyata memang tidak boleh sembarangan dikonsumsi apalagi oleh wanita hamil.


Dari penjelasan ahli kandungan, yakni dr Hari Nugroho, SpOG, yang juga menghandel rubrik Konsultasi Kandungan di situs detikHealth, bahwa ibu yang sedang mengandung dan mengkonsumsi kopi memiliki risiko tertentu. Ibu hamil nantinya akan mengalami peningkatan kafein dan metabolit di dalam darah janin dan cairan ketuban (bukan darah ibu tentunya).

Selain itu ditambah lagi dengan semakin menurunnya kemampuan ibu hamil untuk metabolisme kafein apalagi pada trimester ketiga. Sehingga kafein akan tetap mengendap dan bisa berefek samping seperti meningkatkan detak jantung janin dan meningkatkan aktivitas pernapasan dalam rahim.

Bahkan ada juga hasil riset terkait pengaruh kopi pada bu mengandung. Salah satunya adalah penelitian hubungan kopi dengan keguguran di tahun 2011. Minum kopi sebanyak 8 hingga 10 cangkir (sekitar 1.000 mg kafein) tidak ditemukan adanya risiko keguguran saat kehamilan. Namun hasil riset yang lainnya menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan masalah kongenital yang semakin meningkat jika mengonsumsi kopi lebih dari 300 mg per hari.

dr Hari yang juga merupakan dosen UNAIR Surabaya ini juga mengatakan bahwa riset seputar kopi dan dampaknya bagi kehamilan memang tidak banyak, namun para ahli setuju bahwa ibu hamil sebaiknya membatasi dan mengurangi minum kopi untuk wanita yang berencana hamil, akan hamil, hamil dan menyusui. Batasan tersebut berkisar kurang dari 200-300 mg konsumsi kafein per hari.

Apalagi kadar kafein tidak hanya terdapat di dalam kopi, tetapi banyak juga ditemukan pada makanan atau minuman yang banyak dinikmati setiap hari. Mulai dari teh (kurang lebih 50 mg per cangkir), softdrink (35 mg per cangkir), dan juga minuman berenergi.
Read more